Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Tawuran di Jaktim, Lima Pemuda dan Satu Senjata Tajam Diamankan

  • Redaksi
  • Sabtu, 15 Agustus 2026 19:55
  • 23 Lihat
  • Polri

JAKARTA,  Tim Patroli Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur membubarkan tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Petugas bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran. Saat petugas tiba, kelompok tersebut telah membubarkan diri.

Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan situasi kembali aman sekaligus mencegah kelompok tersebut berkumpul kembali. Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan lima pemuda yang diduga terlibat tawuran beserta satu senjata tajam dan empat telepon seluler.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan personel akan terus bergerak cepat merespons setiap laporan dan potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Kami tidak ingin tawuran berkembang dan mengganggu keamanan warga. Setiap laporan yang masuk akan segera direspons dan ditindaklanjuti sesuai dengan situasi di lapangan,” kata Kombes Henik.

Menurut Kombes Henik, patroli gabungan merupakan salah satu langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya mencegah gangguan sebelum menimbulkan korban. Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dan beraktivitas dengan aman tanpa terganggu aksi tawuran,” ujarnya.

Lima pemuda beserta barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Setelah kegiatan tersebut, situasi di sekitar Jalan Basuki Rahmat dipastikan kembali aman dan kondusif.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam tawuran maupun membawa senjata tajam karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta menimbulkan konsekuensi hukum.

“Tidak ada persoalan yang dapat diselesaikan melalui tawuran. Kami mengingatkan para pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujar Kombes Budi.

Kombes Budi juga mengajak para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari.

“Pastikan anak-anak berada di rumah dan tidak terlibat dalam kelompok yang mengarah pada tawuran. Apabila masyarakat mengetahui adanya ajakan, persiapan, atau potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.

Brimob Polda Metro Jaya#Seputar Jakut. Com#Media Budaya Indonesia. Com

Komentar

0 Komentar