Kapolres Metro Jakut Gelar Jumat Peduli: Edukasi Narkoba hingga Bansos di RPTRA Sungai Bambu
- Redaksi
- Sabtu, 07 Februari 2026 19:42
- 17 Lihat
- Polri
Jakarta Utara, Media Budaya Indonesia.Com -Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., menggelar kegiatan Jumat Peduli bersama atlet Dewa United Banten FC serta sejumlah public figure di RPTRA Sungai Bambu, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.30 WIB ini bertujuan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif, kesehatan, dan sosial, khususnya kepada generasi muda. Sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara, unsur pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan penyuluhan bahaya narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, dilanjutkan bakti kesehatan bagi warga sekitar. Antusiasme masyarakat meningkat saat pemain Dewa United dan public figure ikut berinteraksi langsung dengan warga, termasuk bermain basket bersama pelajar dan masyarakat setempat.
Selain kegiatan olahraga, Polres Metro Jakarta Utara juga menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket beras masing-masing seberat 5 kilogram, pembagian buku bacaan, serta bantuan lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Peduli merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial.
“Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan cara-cara yang positif dan humanis. Edukasi tentang bahaya narkoba, layanan kesehatan, serta kegiatan olahraga dan sosial diharapkan dapat memberi manfaat nyata dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Erick Frendriz.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan atlet dan public figure diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri agar pesan-pesan edukatif lebih mudah diterima oleh masyarakat.
(NK)