Parkir Liar Danau Sunter Jadi Polemik, Pengunjung Keluhkan Minimnya Kantong Parkir
- Redaksi
- Sabtu, 16 Mei 2026 12:13
- 123 Lihat
- Nasional
Jakarta, Media Budaya Indonesia.com – Permasalahan parkir liar di kawasan Danau Sunter kembali menjadi sorotan dan menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Sebagai salah satu ikon destinasi wisata warga di Jakarta Utara, Danau Sunter kerap menjadi pilihan tempat rekreasi masyarakat menengah ke bawah, baik warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah, Sabtu (16/5).
Belakangan ini, kawasan tersebut ramai diperbincangkan akibat maraknya parkir liar yang masih menjamur di sepanjang area Danau Sunter. Meski berbagai pihak telah melakukan penertiban, kondisi di lapangan dinilai belum sepenuhnya memberikan solusi bagi para pengunjung.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Satpol PP bersama jajaran terkait sebelumnya telah melakukan penataan dan penertiban kendaraan agar tidak menimbulkan kesemrawutan di bahu jalan. Pengunjung juga diarahkan untuk memarkir kendaraan di area GOR Sunter demi menciptakan kawasan yang lebih tertib dan rapi.
Namun, kebijakan tersebut justru menuai keluhan dari sebagian masyarakat. Pasalnya, lokasi parkir yang dinilai cukup jauh membuat pengunjung harus berjalan kaki menuju area Danau Sunter. Selain itu, jam operasional parkir di GOR Sunter juga menjadi perhatian karena dibatasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara aktivitas pengunjung di kawasan Danau Sunter kerap berlangsung hingga larut malam.
“Kalau berkunjung ke danau, parkir kendaraan sangat jauh ke GOR Sunter, jadi harus berjalan kaki,” ujar Ino, salah satu pengunjung Danau Sunter, Kamis (14/5).
Minimnya kantong parkir di sekitar kawasan Danau Sunter dinilai menjadi salah satu penyebab masih banyaknya kendaraan yang memilih parkir di bahu jalan. Kondisi tersebut membuat persoalan parkir liar hingga kini belum menemukan solusi yang efektif dan tetap menjadi keluhan para pengunjung.
(Ahm)