Nasionalisme dan Spirit 'Sauyunan Jaga Lembur' Irjen Rudi Setiawan
- Redaksi
- Rabu, 14 Januari 2026 18:47
- 18 Lihat
- Polri
Jawa Barat, Media Budaya Indonesia.Com -Percakapan hangat di ruang tamu lantai lima Mapolda Jawa Barat terhenti sejenak. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan beranjak dari kursinya.
"Ayo," ajak Rudi seraya meminta semua orang di ruangan itu berdiri.
Tepat pukul 10.00 WIB, Senin 12 Januari 2026, pengeras suara di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, menginstruksikan penghentian aktivitas. Suasana seketika hening saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang.
Lagu ciptaan WR Supratman tersebut rutin menggema setiap hari kerja selama 1 menit 50 detik. Seluruh personel hingga tamu wajib berdiri mendengarkan satu stanza lagu kebangsaan untuk memupuk nasionalisme.
Setelah lagu berakhir, Rudi kembali duduk, diikuti para tamu dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Diskusi pun berlanjut.
Saat itu, Rudi menerima kunjungan tim detikcom dan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jabar. Ia didampingi Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan, Dirlantas Kombes Pol Raydian Kokrosono, dan Dirintelkam Kombes Pol Sukendar Eka Ristyan. Pertemuan tersebut membahas isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta potensi kolaborasi dengan media massa.
Rudi menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada publik. Ia pun menitipkan pesan khusus bagi para kapolres di wilayah hukum Polda Jabar.
"Saya minta para kapolres bicara kepada media. Isi semua platform, jangan menghindar saat diwawancara wartawan," ujar Rudi menegaskan, Rabu (14/1/2026)
Rudi memimpin Polda Jabar sejak April 2025, menggantikan Irjen Akhmad Wijagus. Mantan Deputi Penindakan KPK ini menginisiasi program 'Sauyunan Jaga Lembur' sebagai instrumen keamanan berbasis komunitas.
Nama ini diambil dari kearifan lokal Sunda yaitu 'Sauyunan' (kebersamaan) dan 'Jaga Lembur' (menjaga kampung halaman). Program ini bertujuan memperkokoh kemitraan Polri, pemerintah, dan warga.
"Menjaga lingkungan adalah cerminan kearifan lokal Jawa Barat. Saya mengajak warga menjadi 'polisi bagi diri sendiri', keluarga, dan lingkungan melalui kesadaran kolektif," tutur Rudi.
Saat ini, program Polda Jabar tersebut telah merangkul berbagai lapisan, mulai dari komunitas buruh, nelayan, hingga ribuan pengemudi ojek daring sebagai mitra strategis di jalan raya. "Hayu, sauyunan jaga lembur," kata Rudi.
(Bid Humas Polda Jabar)