Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Latpra Ops Ketupat Jaya 2026, Siapkan Pengamanan Jelang Idulfitri 1447 Hijriah
- Redaksi
- Senin, 09 Maret 2026 16:29
- 14 Lihat
- Polri
Jakarta Utara, Media Budaya Indonesia. Com - Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Jaya 2026 di Aula Wira Satya Lantai 6 Polres Metro Jakarta Utara, Senin (9/3/2026) pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kesiapan jajaran Polres Metro Jakarta Utara dalam menghadapi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan libur Lebaran.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., Kabagops AKBP Rudy Herawan, SH, MH, para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta personel yang tersprint dalam Operasi Ketupat Jaya 2026.
Dalam paparannya, Kabagops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Rudy Herawan menjelaskan beberapa kesiapan teknis yang harus dipenuhi pada pos pengamanan. Ia menyampaikan bahwa desain tenda pos pengamanan yang disiapkan oleh Polda Metro Jaya memiliki tiga ruangan, dengan spanduk latar belakang berwarna kuning.
Selain itu, setiap pos juga harus dilengkapi panel data baik digital maupun manual yang memuat informasi kondisi lingkungan sekitar. Personel yang bertugas di pos juga diminta menjaga penampilan serta kesiapsiagaan, termasuk penggunaan rompi malam berwarna kuning untuk membantu pengaturan lalu lintas saat terjadi kemacetan.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menegaskan bahwa seluruh jajaran Polsek harus segera menyiapkan lokasi Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan).
“Setiap Polsek sudah memetakan lokasi Pospam. Pada tanggal 12 Maret 2026 seluruh pos harus sudah siap digunakan,” ujar Erick.
Kapolres juga menekankan agar Pos Pelayanan ditata secara maksimal, dengan ukuran sekitar 10 x 15 meter dan dilengkapi beberapa fasilitas seperti ruang data, ruang tamu, ruang istirahat, ruang rapat, hingga ruang medis.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pos harus memiliki ciri khas dan dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti pengeras suara, lampu rotator, CCTV, alat komunikasi, serta kendaraan patroli yang selalu siaga.
“Jika memungkinkan, pos juga dilengkapi dengan drone untuk memantau situasi di sekitar lokasi,” tambahnya.
Selain kesiapan sarana, Kapolres juga menyoroti potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan, seperti konvoi kendaraan yang membawa bendera dan petasan saat waktu berbuka puasa, serta aksi tawuran yang masih terjadi pada waktu subuh di wilayah Warakas.
Ia pun menginstruksikan agar pengamanan ditingkatkan mulai Jumat mendatang, mengingat sudah memasuki masa libur sekolah.
Menjelang Lebaran, Kapolres juga meminta para Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan lurah dan perangkat wilayah guna melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggal mudik, sekaligus meningkatkan patroli di kawasan tersebut.
“Sosialisasikan juga kepada masyarakat terkait layanan penitipan kendaraan di kantor polisi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kasatsamapta Polres Metro Jakarta Utara AKBP Capt. H. Hendra Wijaya menyarankan agar setiap pos menyediakan barcode layanan yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan barang temuan, kunjungan, hingga menyampaikan kritik dan saran.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menegaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya merupakan bentuk kesiapan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama momentum Idulfitri.
“Kami ingin memastikan seluruh personel siap, sarana prasarana lengkap, serta koordinasi antar fungsi berjalan baik sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujar Erick.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ridha Poetera Aditya mengingatkan potensi tradisi mudik lokal yang kerap terjadi di wilayah Jakarta. Ia meminta dukungan fungsi Binmas dan Intelkam untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk tawuran yang pernah terjadi di kawasan Basura pada tahun sebelumnya.
Kegiatan Latpra Ops Ketupat Jaya 2026 tersebut berakhir pada pukul 15.15 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.
(NK)