Panglima TNI Courtesy Call Dengan Pimpinan Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

  • Redaksi
  • Kamis, 08 Januari 2026 15:18
  • 20 Lihat
  • TNI

Singapura, Media Budaya Indonesia. Com -Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan rangkaian Courtesy Call (CC) secara berturut-turut dengan Perdana Menteri Singapura Y.M. Lawrence Wong, Menteri Pertahanan Singapura Chang Chun Sing, serta Panglima Angkatan Bersenjata Singapura (Chief of Defence Force/SAF) Admiral Aaron Beng. Singapura, Rabu, (7/01/2026).

Kunjungan tersebut, sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Singapura. Panglima TNI dalam Courtesy Call dengan Perdana Menteri Singapura, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan penghormatan yang diberikan oleh Pemerintah Singapura, termasuk penganugerahan Distinguished Service Order (DSO). 

Panglima TNI mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya bermakna secara pribadi, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan.

Selanjutnya, pada pertemuan dengan Menteri Pertahanan Singapura, lebih menekankan pentingnya kemitraan strategis Indonesia–Singapura di tengah dinamika keamanan regional dan global yang semakin kompleks. Kedua pihak sepakat bahwa dialog, kerja sama praktis, serta penghormatan terhadap sentralitas ASEAN merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan membangun keamanan kawasan.

Sejalan dengan hal tersebut, Panglima SAF Admiral Aaron Beng dan Panglima TNI menegaskan kembali bahwa Singapura merupakan mitra pertahanan yang dekat dan terpercaya. Kerja sama TNI–SAF di bidang latihan bersama, pendidikan dan pelatihan, serta dialog strategis dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan profesionalisme dan kerjasama kedua Angkatan Bersenjata.

Melalui rangkaian pertemuan tersebut, Panglima TNI menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga dan memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia–Singapura secara seimbang serta dilandasi prinsip saling menghormati kedaulatan dan kepentingan nasional masing-masing negara, demi perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Tenggara.

 

(Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Inf. Dedi Akhiruddin, S.A.P., M.Han.

Puspen TNI# Media Budaya Indonesia. Com

Komentar

0 Komentar